Kamus kencan

Apa itu Rebound?

Rebound adalah hubungan atau perkenalan yang dimulai tak lama setelah putus cinta, sering kali sebagai cara untuk meredakan sakit hati atau menghindari kesepian.

Rebound terjadi ketika seseorang mulai kencan tak lama setelah hubungan serius berakhir, sebelum mereka sempat memproses perasaannya. Orang baru itu bisa menjadi pelarian, penambah percaya diri, atau cara untuk merasa diinginkan lagi. Rebound tidak otomatis buruk atau gagal, tetapi memiliki risiko lebih tinggi untuk menimbulkan kebingungan emosional bagi kedua belah pihak.

Risikonya adalah pasangan rebound menjadi pengganti untuk perasaan yang belum terselesaikan dari masa lalu. Orang tersebut mungkin membandingkan pasangan baru dengan mantan, merasa bersalah, atau menjauh begitu kesedihannya mulai hilang. Di sisi lain, menjadi rebound seseorang bisa menyakitkan jika kamu berinvestasi lebih banyak daripada mereka dan menyadari bahwa mereka tidak pernah benar-benar siap.

Tidak semua hubungan baru yang cepat adalah rebound. Jika seseorang sudah punya waktu untuk berduka, merenung, dan memahami apa yang salah, hubungan baru bisa sehat meskipun datang cepat. Kuncinya adalah kejujuran: pada diri sendiri tentang motivasimu, dan pada orang lain tentang kondisi emosionalmu saat ini.

Contoh: Dua minggu setelah putus, Leo mulai kencan dengan Nadia dan hampir setiap kali mereka bertemu dia membicarakan mantannya. Nadia menyadari Leo sepertinya lebih tertarik pada teman daripada mengenal dirinya, dan bertanya langsung apakah dia sudah siap untuk hubungan baru.

Tanda

  • Hubungan dimulai sangat cepat setelah putus cinta yang besar
  • Orang tersebut sering membicarakan atau membandingkan kamu dengan mantannya
  • Mereka ingin teman terus-menerus tetapi menghindari pembicaraan tentang masa depan
  • Suasana hatinya berubah-ubah antara antusias dan sedih
  • Mereka enggan untuk mendefinisikan hubungan

Apa yang harus dilakukan

  • Jika kamu yang baru saja putus, beri dirimu waktu untuk memproses sebelum berkomitmen pada seseorang yang baru.
  • Jujur pada orang baru tentang statusmu yang baru saja keluar dari hubungan.
  • Jika kamu curiga kamu adalah rebound, tanyakan langsung tentang kesiapan mereka dan dengarkan jawabannya.
  • Lindungi dirimu dengan tidak berinvestasi lebih dari yang bisa mereka balas.
  • Gunakan waktu setelah putus cinta untuk merenung tentang apa yang kamu inginkan, bukan hanya tentang apa yang kamu kehilangan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama sebaiknya menunggu untuk kencan setelah putus cinta?

Tidak ada patokan waktu universal. Tes yang berguna adalah apakah kamu bisa memikirkan mantanmu tanpa rasa sakit atau marah yang kuat dan apakah kamu menginginkan orang baru untuk dirinya sendiri, bukan hanya untuk mengisi kekosongan.

Bisakah rebound berubah menjadi hubungan yang langgeng?

Kadang-kadang bisa. Ini paling berhasil ketika kedua orang jujur, orang tersebut sudah punya waktu untuk sembuh, dan hubungannya berkembang dengan caranya sendiri bukan sebagai pengganti.